Minggu, 23 September 2012

Akankah Ilmu Pengetahuan Mengesampingkan Keberadaan Tuhan?

Akankah Ilmu Pengetahuan Mengesampingkan Keberadaan Tuhan?


Oleh Natalie Wolchover | LiveScience.com

Selama beberapa abad terakhir, ilmu pengetahuan dapat dikatakan telah menjauhkan orang dari pemikiran tradisional tentang kepercayaan terhadap Tuhan secara bertahap. Hal-hal yang dulu tampak misterius, seperti keberadaan manusia, kesempurnaan kehidupan di bumi, cara kerja alam semesta, sekarang dapat dijelaskan oleh ilmu biologi, astronomi, fisika dan ilmu pengetahuan lainnya.

Meski masih banyak misteri alam semesta yang belum terungkap, Sean Carroll, seorang kosmolog teoritis dari California Institute of Technology, mengatakan bahwa ada alasan yang cukup baik untuk berpikir bahwa ilmu pengetahuan pada akhirnya akan mengungkap secara lengkap tentang alam semesta — yang juga akan menjelaskan keberadaan Tuhan.

Es Samudra Arktik Menyusut Sampai Rekor Terendah


AS: Es Samudra Arktik Menyusut Sampai Rekor Terendah


Es di lautan Arktik sudah menyusut sampai ke luas permukaan terkecil sejak dimulainya pencatatan. Akibatnya, dunia pun kini berada dalam 'skenario yang tak pernah diprediksi sebelumnya' seiring dengan makin intensifnya dampak perubahan iklim, menurut ilmuwan Amerika Serikat.

Angin Dapat Mencukupi Kebutuhan Energi Dunia

Angin Dapat Mencukupi Kebutuhan Energi Dunia

 Oleh Seth Borenstein | Associated Press

Angin di Bumi cukup menghasilkan energi bagi seluruh dunia, setidaknya secara teknis, seperti yang ditemukan dalam dua penelitian terbaru.

Tetapi para ilmuwan hanya melihat dari sisi fisika, bukan dari segi biaya. Para ahli lainnya menyatakan bahwa akan sangat mahal untuk membangun sejumlah turbin angin yang dibutuhkan dan mendirikan sebuah sistem yang mampu menyalurkan energi yang dihasilkan kepada seluruh konsumen.

Penelitian itu dilakukan oleh dua tim ilmuwan AS yang berbeda, yang juga dipublikasikan di dua jurnal yang berlainan. Mereka menghitung, teknologi turbin angin yang tersedia dapat menghasilkan ratusan triliun watt energi. Itu merupakan 10 kali lipat energi yang dikonsumsi dunia saat ini.

Energi angin tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti batu bara, minyak dan gas alam. Namun ada pertanyaan yang muncul di awal penelitian: apakah keterbatasan fisik akan mencegah dunia menggunakan energi angin?