Suatu media interkatif yang dikembangkan, agar menjadi
media yang baik harus memenuhi beberapa kriteria. Ada beberapa pendapat para
ahli yang memaparkan tentang kriteria kualitas multimedia sebelum digunakan
oleh user.
Pendapat pertama dikemukakan oleh Walker & Hess
(Azhar
Arsyad, 2007:175-176), yang menyatakan bahwa untuk mengetahui kualitas
multimedia pembelajaran harus memperhatikan kriteria sebagai berikut.
1.
Kualitas materi dan tujuan, meliputi: ketepatan, kepentingan, kelengkapan,
keseimbangan, daya tarik, kewajaran, dan kesesuaian dengan situasi siswa.
2.
Kualitas pembelajaran, meliputi: memberikan kesempatan belajar, memberikan
bantuan untuk belajar, kualitas motivasi, fleksibelitas instruksional, hubungan
dengan program pengajaran lainnya, kualitas tes dan penilaiannya, dapat
memberikan dampak bagi guru dan pengajaran.
3.
Kualitas teknis, meliputi: keterbatasan, kemudahan menggunakan, kualitas
tampilan/tayangan, kualitas penanganan respon siswa, kualitas pengelolaan
program, kualitas pendokumentasian, dan kualitas teknis lain yang lebih
spesifik.

